Chevron Gheotermal: Berdayakan MasyarakatDemi Lingkungan
CSR Chevron Gheotermal: Berdayakan MasyarakatDemi Lingkungan
___________________________________________________________________________Setelah tiga kali mendapatkan peng­hargaan tertinggi yaitu pe­ring­kat emas dari Program Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang di­canangkan Kementerian Ling­kungan Hidup atas pengelolaan ling­kungan hidup dan pengembangan berkelan­jutan, kedua anak per­u­sa­haan Chevron yaitu Chevron Geothermal Indonesia, Ltd. (CGI), dan Chevron Geothermal Salak Ltd (CGS) tentu tidak diragukan lagi kepeduliannya terhadap pengelolaan lingkungan. Bahkan proper emas ini bukan lagi hanya sebagai kebanggaan tapi juga bukti dari komitmen Chevron yang terus beroperasi dengan ramah lingkungan.

Nyatanya, kepedulian lingkungan ter­sebut tidak terlepas dari program CSR yang digalakkan oleh dua anak perusahaan Chevron ini.

Chevron Gheotermal memiliki pedoman da­sar bagi capacity building di mana ada tiga area yang digunakan untuk pengem­bangan masyarakat dalam program CSR baik CGI dan CGS. Tiga area dimaksud yaitu sebagai langkah untuk memperbaiki akses dasar pemenuhan kebutuhan manusia, membuka peluang mendapatkan pendidikan, pela­tihan juga me­ngem­bangkan kehidupan yang ber­kelanjutan.

Meskipun sepenuhnya program CSR baru bisa direalisasikan di CGS pada tahun 2013 ini, namun beberapa program sebagian sudah dilakukan, tidak sedikit pula dana yang di­gelontorkan untuk implementasi program-program CSR tersebut. Tercatat US$ 1,5 juta, dana ini meningkat 10 persen setiap tahunnya di mana pada tahun 2012 hanya US$ 1,3 juta yang dikucurkan oleh Chevron. Jika dipresentasekan, dari total US$ 1,5 juta USD diperkirakan 25 persen terpakai untuk program UKM, 21 persen untuk pendidikan, dan 21 per­sen yang terealisasi untuk pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Kebutuhan ini meliputi pembangunan infrastruktur dian­ta­ranya mushollah, sekolah dll se­dangkan 13 persen sisanya di­alokasikan untuk lingkungan.

Dalam membuka peluang menda­patkan pendidikan, Chevron Gheo­termal Salak (CGS) menjalankan Program Pemberdayaan Masyarakat sebagai bentuk komitmen atas pen­tingnya masyarakat bagi korporasi dengan cara peningkatan kapasitas masyarakat. Pada periode 2011-3012 sebagai lanjutan dari program periode 2010-2011 CGS memiliki 3 program yang diunggulkan dan mengacu pada program pendidikan dan pelatihan.

Program tersebut antara lain program pendidikan terpadu. Tujuan dari program ini adalah menciptakan tenaga kerja yang berpendidikan dan memiliki keahlian untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat. Program ini memiliki beberapa kegiatan variatif yang terdiri dari program berkelanjutan dan program jangka pendek.Diungkapkan Manager Policy, Gover­nment, and Public Affair Chevron Ida Bagus Wibatsya, CGS mendukung pendidikan tinggi di daerah dengan program rakyat, mulai dari tingkatan pendudukan paket A, B C bahkan sampai pendidikan tinggi sama dengan yayasan Parawitran lingkungan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Selain itu ada juga pelatihan kejuruan dengan pemuda di Kabupaten itu, berkoordinasi dengan Dompet Dhuafa. Ada pula pelatihan guru lokal bekerja sama dengan LSM peduli lingkungan. Sedangjkan untuk pendidikan tinggi, CGS memiliki program beasiswa bagi mahasiswa tahun 2012 yang telah diberikan pada 30 siswa di tiga kecamatan untuk masuk ke perguruan tinggi negeri.

Baca selengkapnya di BORNEO 17 edisi cetak.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1074744
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT