Vavioza: Dari Taksi ke Alat Berat
EKSEKUTIF Vavioza: Dari Taksi ke Alat Berat
___________________________________________________________________________Melalui Heavy Equipment Division Blue Bird Group, gerbang menuju industri pertambangan batubara menjadi terbuka lebar. Langkah ini bukan tanpa rencana. Jika menjadi distributor penjualan alat berat bagi industri pertambangan, maka Blue Bird Group akan lebih mulus masuk ke industri pertambangan.Saat ini, Blue Bird Group dipimpin oleh generasi ketiga yang lebih agresif dalam pengembangan usaha. Salah satu usaha yang telah dirintis adalah distribusi alat berat batubara produksi dari Belaz. Melalui PT Pusaka Bumi Transportasi, Blue Bird Group menjadi distributor atau subdealer produk truk pertambangan. “Perusahaan ini sejak Juni-Juli 2012 menyepakati satu perjanjian dengan perusahaan atau agen alat berat Belaz khusus untuk asia tenggara,” kata Direktur PT Pusaka Bumi Transportasi, Vavioza. Produk truk asal Belarusia ini memang bukan semata produk kategori pelengkap, tapi juga utama di dunia. Menurut Vavioza, produk Belaz sendiri diproduksi pertama kali pada 1948. Selanjutnya, produsen Belaz mengembangkan produksinya pada alat berat seperti truk pertambangan. “Kami tertarik, karena Belaz punya range kapasitas produk yang cukup luas, dari 40 ton sampai 400 ton,” kata Vavioza. Selain itu, produk ini juga sudah digunakan di lebih dari 70 negara. Yang cukup menarik, Belaz punya pangsa pasar 30 persen di dunia. Cuma kenapa di Indonesia masih dianggap produk baru? Vavioza berujar, hal ini wajar saja karena hubungan Rusia-Indonesia sebelumnya tak semanis sekarang. “Hubungan antarnegara sudah bagus, ini membuat Belaz punya kesempatan masuk ke pasar Indonesia,” ujarnya. Di Belarusia, Belaz diproduksi oleh perusahaan miliki pemerintah. Tak heran jika produk ini menjadi komoditas utama di negara ini dan masuk ke pasar Indonesia. “Belaz 55 persen dipakai di Negara Timur dan Rusia. Tapi, Belaz sudah digunakan di Australia, Amerika, Eropa, Asia, dan sejumlah negara lainnya,” katanya.Sebagian besar pemakai produk Belaz adalah industri tambang batubara. “Sekitar 46 persen,” kata Vavioza. Selebihnya, pengguna Belaz adalah pemain industri tambang besi, emas, dan material lainnya. Tentu, banyak pula produk Belaz yang diperuntukkan bagi industri selain pertambangan.Kendati tergolong merek baru di Indonesia, Vavioza cenderung optimis bisa merebut pasar yang ada. Apalagi, kondisi industri pertambangan terakhir masih belum bersahabat. “Kenapa kita berani, karena kita sadar bahwa semakin sulit kondisi tambang, owner atau kontraktor akan berusaha menekan cost seefisien mungkin,” katanya.Di sinilah, peran dan kontribusi Belaz akan terlihat. Produk ini, kata Vavioza, menawarkan satu operasi yang biayanya relatif rendah. Di negara asalnya, belaz mendesain truk dengan konsep yang menciptakan satu barang dengan nilai guna tinggi dan berumur panjang. “Ini kultur negara di sana,” tuturnya.Masyarakat Belarusia memiliki budaya yang sangat menghargai segala macam yang mereka punya. Mereka juga ber­usaha memaksimalkan apa yang dimiliki. “Inilah yang juga jadi kultur bagi para teknisi Belaz, hingga produk ini punya nilai tinggi dan efisien,” ucap Vavioza. Sebagai contoh, penggunaan bahan bakar juga tak boros. Menurutnya, fuel consumption sangat rendah, setidaknya bisa hemat 5-7 persen bahan bakar dari produk sejenis. “Kami lakukan studi, ternyata belaz adalah solusi biaya operasi yang sangat rendah. Sistem yang didesain untuk truk ini canggih tapi tak rumit pemakaiannya. Truk ini mengadopsi teknologi tercanggih,” katanya. Bagaimana dengan target pasar? “Kita tahu pemain yang sudah ada cukup mapan, tapi saya rasa kita dapat menggarap market share 2-3 persen pada tahap awal adalah luar biasa,” katanya. Ke depan, pihaknya yakin produk ini bisa menjadi produk mainstream di indonesia. Selama ini, Vavioza meyadari, layanan purna jual maupun penyediaan suku cadang kerap menjadi masalah bagi konsumen. Padahal, “Sebetulnya tak usah khawatir. Untuk setiap truk yang kita operasikan, bersamaan dengan truk datang, kita juga datangkan sparepart untuk mendukung operasi selama dua tahun. Sparepart tersebut kita letakkan di tambang, lokasi konsumen,” katanya. Bahkan, berbarengan dengan itu, katanya, distributor juga mendatangkan ekspatriat untuk melatih dan me-maintain produk. Ada juga mekanik dalam negeri di lokasi tambang. “Kita siap mendukung kegiatan operasi selama 24 jam. Kapanpun konsumen butuh, kami ada di sana,” tuturnya. Produk ini belum dikenal dan belum ada di Indonesia, diakui Vavioza, sebagai kendala yang sering ditemui. Semua konsumen seolah-olah saling menunggu, siapa yang duluan pakai. “Ini ibarat telur dengan ayam. Susah. Tapi beruntungnya, ada satu perusahaan yang dekat dengan kami, yang bersedia jadi pengguna pertama,” katanya. Begitu juga soal kian meruncingnya persaingan antar distributor. Yang terang, “Produk kita punya keunggulan yang bisa diterima pasar, produk ini handal, harga sangat kompetitif, biaya perawatan rendah. Juga butuh manpower yang tak banyak,” katanya. Di samping itu, teknologi yang diadopsi Belaz juga modern, tapi simpel penggunaanya. “Kalau bicara persaingan, kita akui sangat ketat, tapi kita tak mau terlalu dipusingkan dengan persaingan. Tapi menyodorkan solusi produk yang low cost dan efisien,” ujarnya.Untuk itu, ia telah membuat target. “Kita tetapkan tiga fase, yaitu learning, grow, mainstream,” katanya. Dalam fase learning, selama setahun pertama, pihaknya ingin dapat pengalaman langsung terhadap alat tersebut. Walau kita sudah dapat informasi, katanya, tetap kita harus merasakan langsung, sehingga punya pengalaman bersentuhan dengan alat ini. Tahun berikutnya adalah fase bertumbuh. “Stelah itu baru menjadi mainstream. Kami ingin produk ini menjadi salah satu produk mainstream di indonesia,” katanya. Dengan kualitas produknya, bukan mustahil jika produk ini menjadi salah satu produk utama dalam industri pertambangan di Indonesia.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1052834
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT