' />
DPR Akan Bahas "Open Access" Dengan Pertamina dan PGN Minggu Depan
NEWS DPR Akan Bahas "Open Access" Dengan Pertamina dan PGN Minggu Depan
foto: borneomagazine.com___________________________________________________________________________Jakarta, 6 Desember 2013 – Komisi Energi, Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan (VII) Dewan Perwakilan Rakyat berencana memanggil jajaran direksi PT. Pertamina (persero) dan PT. Perusahaan Gas Negara (persero) pada hari Rabu 11 Desember 2013 minggu depan.


Pemanggilan tersebut berkaitan dengan pemberlakukan “open access” atau skema pemakaian bersama infrastruktur pipa, yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) No. 19 tahun 2009 tentang Kegiatan Usaha Gas Bumi Melalui Pipa.


Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana ketika dihubungi wartawan, Jumat hari ini.


Sutan hanya memberitahukan sebatas informasi tersebut saja, dirinya pun enggan mengungkapkan lebih lanjut perihal apa saja yang bakal dibahas oleh Komisi VII DPR, dalam agenda rapat pekan depan. Dia pun enggan mengomentari kisruh yang terjadi antara Pertamina dan PGN dalam hal ini.


Lantaran dirinya beralasan, bahwa baik dirinya maupun Komisi VII DPR belum mengetahui seperti apa sebenarnya persoalan yang terjadi dalam penerapan “open access” ini. "Ya saya belum bisa kasih komentar, sebelum tahu duduk persoalannya kan," kata Sutan Bhatoegana.


Sekedar informasi bahwa pemerintah akan menerapkan skema pemakaian bersama (open access) infrastruktur pipa yang dimiliki PGN sesuai amanat Permen ESDM Nomor 19 Tahun 2009. Terkait dengan “open access” itu, muncul wacana merger atau akuisisi antar perusahaan. Baik PGN maupun Pertamina, dalam beberapa pemberitaan belakangan ini saling mengklaim, dan beropini bahwa paling siap menjadi perusahaan yang akan mengakuisisi.


Bahkan "perang" opini itu, disinyalir menjadi penyebab turunnya harga saham PGN di Bursa Efek Indonesia. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan pernah mengatakan bahwa sebenarnya pada prinsipnya penerapan “open access” ini sangat baik untuk negara, meskipun mungkin sedikit kurang baik bagi PGN.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1072996
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT