Dipanggil Sebagai Saksi, Dirut Pertamina Belum Muncul Di KPK
NEWS Dipanggil Sebagai Saksi, Dirut Pertamina Belum Muncul Di KPK
Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan (foto: www.flickr.com)___________________________________________________________________________Jakarta, 4 November 2013 - Direktur Utama PT Pertamina Galaila Karen Agustiawan hari ini dijadwalkan menghadap Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjalani proses pemeriksaan sebagai saksi terkait operasi tangkap tangan pada Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Namun sayangnya hingga siang ini Karen Agustiawan belum menghadiri gedung KPK, padahal jadwal pemanggilan Karen sejak pukul 09.30 WIB tadi. Namun baru Waryono Karno yang tampak hadir pagi tadi dan menolak memberikan keterangan pada media. Hal ini diungkapkan Juru Bicara KPK Johan Budi ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat.

"Karen diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RR dalam kasus SKK Migas, nggak tahu berapa lama proses pemeriksaannya nanti. Tapi sampai sekarang belum hadir Karen-nya", kata JB kepada borneomagazine.com di Jakarta, Senin (4/11/13).

Selain Karen, KPK juga dijadwalkan memanggil Marihad Simbolon (PT Parna Raya), Artha Meris Simbolon (PT Parna Raya) dan Gerhard Marten Rumeser (Pegawai SKK Migas) dan Waryono Karno (Sekjen ESDM).

Untuk kembali mengingat, Rudi Rudiandini pasca operasi tangkap tangan KPK di kediamannya, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, keesokan harinya, Rabu (14/8/13) langsung ditetapkan sebagai tersangka. Dimana pada saat yang bersamaan Ia langsung dinonaktifkan sebagai Kepala SKK Migas oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keppres No.93 Tahun 2013.


Adapun para pelaku lain yaitu Rudi dan Ardi, yang juga ditangkap KPK di kediaman Kepala SKK Migas juga ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap. Mereka dijerat dengan Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan

Sedangkan Simon Gunawan, salah satu petinggi PT Kernell Oil Pte Ltd, disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Dia dikualifikasikan sebagai pemberi.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1072984
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT