PT CPI Rampungkan Proyek EOR Tahap Dua di Lapangan Minas
NEWS PT CPI Rampungkan Proyek EOR Tahap Dua di Lapangan Minas
Proyek tersebut merupakan salah satu contoh dari sejumlah upaya Chevron yang berkelanjutan untuk menambah cadangan minyak yang bisa diproduksikan dari lapangan-lapangan tua di Minas yang saat ini sudah menggunakan metode recovery sekunder sebagai proyek waterflood terbesar di Asia Tenggara. (Foto: energitoday.com)___________________________________________________________________________Jakarta, 10 Oktober 2013 - PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) telah merampungkan tahap kedua Enchanced Oil Recovery (EOR) di lapangan minyak Minas, Riau melalui teknologi polimer surfactan. Seperti diungkapkan Presiden Direktur CPI, Hamid Batubara kepada media proyek EOR ini dilakukan demi meningkatkan perolehan minyak di lapangan minyak Minas. Juga untuk lebih mengetahui efektivitas teknologi injeksi surfaktan bagi pengembangan eksploitasi minyak.

"Pilot proyek tahap kedua ini berjalan sesuai harapan. Kami masih terus evaluasi dan lakukan uji coba. Sepanjang 2013 kami dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) masih akan terus evaluasi informasi yang dihasilkan di proyek uji coba tahap kedua ini ," ucapnya di Jakarta, Kamis (10/10/2013).

Hamid juga mengungkapkan, dengan adanya hasil evaluasi teknologi maka proyek injeksi surfaktan dapat mendukung pembuatan keputusan tentang kelayakan penerapan teknologi tersebut. "Sehingga dari segi komersial atau pun bersifat riset teknologi juga dapat dimanfaatkan tidak hanya di lapangan Minas, namun di lapangan-lapangan minyak lainnya," tandasnya.

Untuk diketahui proyek tersebut telah diumumkan sejak awal tahun 2013 lalu, sebagai proyek percontohan "surfactant flooding" di lapangan Minas sebagai bahan untuk menguji kemampuan teknologi polimer surfactant, demi mendorong peningkatan produksi minyak mentah yang tidak dapat diproduksi dengan menggunakan metode konvensional.

Proyek tersebut merupakan salah satu contoh dari sejumlah upaya Chevron yang berkelanjutan untuk menambah cadangan minyak yang bisa diproduksikan dari lapangan-lapangan tua di Minas yang saat ini sudah menggunakan metode recovery sekunder sebagai proyek waterflood terbesar di Asia Tenggara. Upaya enhanced oil recovery/EOR atau peningkatan produksi lapangan minyak tua sangat penting untuk mempertahankan produksi di lapangan-lapangan yang sudah tua seperti yang dimiliki Chevron saat ini, khususnya yang ada di Sumatera.

Lapangan Minas sendiri adalah lapangan minyak di daratan yang sudah tua dengan reserve di kedalaman sekitar 2.500 feet dan telah memproduksi 4,5 miliar barel minyak sejak berproduksi di tahun 1954. Proyek akan memberikan informasi yang diperlukan untuk mendukung keputusan apakah teknologi ini ekonomis untuk diterapkan di lapangan Minas.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1074540
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT