Pemerintah Dan DPR Tetapkan Target Lifting 870 Ribu Barel Tahun Depan
NEWS Pemerintah Dan DPR Tetapkan Target Lifting 870 Ribu Barel Tahun Depan
___________________________________________________________________________Jakarta, 20 Agustus 2013 – Meskipun Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini telah dinyatakan sebagai tersangka oleh KPK, dan gini digantikan oleh plh. Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko, namun ini tidak menyurutkan keputusan Pemerintah dan DPR RI yang sudah menyetujui target produksi dan lifting minyak mentah untuk tahun depan berada di angka 870 ribu barel perhari (bph).


Hal ini diungkapkan Sekretaris SKK Migas Gde Pradyana, Ia menegaskan jika SKK Migas terus berusaha untuk mengoptimalkan kinerja Kontraktor migas dari sisi pendapatan dan produksi minyak mentah hingga mencapai 870 ribu barel perhari pada tahun depan. Hal ini dilakukan dengan menekan zero decline atau laju penurunan produksi minyak mentah dari posisi minus menjadi zero atau kosong. Bahkan plus 1 persen dari proyeksi yang ditetapkan dalam APBN 2013. Tapi untuk tahun depan proyeksi lifting akan tetap naik, karena sejumlah sumur-sumur pengembangan sudah mulai berproduksi seperti blok Cepu milik Pertamina. Sementara produksi tahun ini dari Januari hingga akhir Juni lalu atau semester pertama terjadi peningkatan 1 persen dari proyeksi 840 ribu barel perhari.


"Tahu depan bagaimana yang disampaikan pidato kenegaraan, dan itu menjadi amanat kita yang ditargetkan 870 ribu barel perday itu yang kita kejar. Jadi apapun masalah yang menimpa saat ini tidak boleh mengendorkan semangat, dan seluruh pegawai SKK Migas harus bekerja secara maksimal”, kata Gde ketika ditemui wartawan pada Selasa (20/08/13) di kantor SKK Migas Jakarta.


Sebagai informasi, sejumlah lapangan juga akan mengalami peningkatan produksi seperti produksi minyak dari yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi EP di Asset 4 Field Cepu yang melampaui target, hingga menembus produksi minyak sekitar 3.100 barel perhari. Sementara target pada bulan Agustus hanya sekitar 1.248 BOPD atau naik sekitar 154 persen. Selain itu Pertamina EP juga melihat terjadi kenaikan produksi dari struktur Kawengan, Semanggi, Tiungbiru dan Tapen.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1073014
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT