Rudi Rubiandini Dan Dua Pelaku Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka!
NEWS Rudi Rubiandini Dan Dua Pelaku Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka!
___________________________________________________________________________Jakarta, 14 Agustus 2013 – Dalam konpersnya sore ini di gedung KPK, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan Juru bicara KPK menyatakan jika forum ekspose telah menyetujui untuk meningkatkan tahapan proses periksa menjadi tahapan penyidikan dan mengkualifikasi 3 orang sebagai tersangka yaitu Rudi rubiandini Kepala SKK Migas, Simon salah satu petinggi di PT Kernell Oil Pte Ltd, juga Ardi (nama panggilan) seorang pelatih golf.

Dijelaskan Bambang mereka bertiga yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni S pemberi dan penerimanya adalah A dan R, dengan ini forum juga sepakat untuk melakukan tuduhan terhadap S, yang diduga melanggar pasal 5 ayat 1A huruf a dan b, sedangkan penerima R penerimanya dituduh melanggar pasal 31 A dan B atau 12 huruf A dan B atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 UU Tipikor Juncto, pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Pemberi dan penerima semua dituduh dengan UU Juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Kami masih tetap mengharapkan informasi valid dari masyarakat untuk kembangkan kasus ini, proses yang sangat intensif sudah dan segera dilakukan pasca pers conference”, tegas Bambang.

Bambang menambahkan, dalam hal ini KPK ingin mengapresiasi masyarakat yang memberikan informasi cukup akurat sehingga bisa ditindaklanjuti dengan cepat oleh KPK. Terlebih yang menjadi fokus KPK sesuai rdaomap KPK salah satunya adalah ketahanan energi. Pihaknya kini masih mengharap informasi valid untuk bisa mengembangkan kasus ini, “dan mudah-mudahan ada upaya lebih firm karena sekarang kami berkejaran dengan waktu”, imbuhnya.

Meski tidak bisa menjelaskan secara detail tentang dugaan suap ini, KPK berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut seputar perkembangan kasus ini maksimal jam 10 malam ini.

Yang menarik saat proses pemeriksaan intensif KPK ,mencoba mendalami apa yang menjadi motif dari dugaan penyuapan yang ternyata menemukan cukup banyak barang bukti tersebut. Johan Budi, juru bicara KPK menambahkan ini bisa disebut jika penyuapan terkait kegiatan yang menjadi lingkung kerja SKK migas. Dan menurut menurut ketentuan UU jika ada orang yang memberi dan menerima berkaitan dengan jabatannya, itu sudah termasuk yang bisa diproses, dan penyidikan yang akan membuktikan nanti.

Johan mengungkapkan, sesuai prosedur hukum KPK alas an tidak menjelaskan secara detail tentang PT Kernell Oil semata agar tidak menghambat proses penyidikan, tapi pada saatnya jubir akan menjelaskan. Ia juga mengakui sampai saat ini para tersangka ternyata cukup kooperatif sejak dalam pemeriksaan intensif.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1087924
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT