Survei Terbaru LSI Sebut Publik Lebih Percaya Ahok Dibanding DPRD
NEWS Survei Terbaru LSI Sebut Publik Lebih Percaya Ahok Dibanding DPRD
___________________________________________________________________________Jakarta, 10 Maret 2015 – Belakangan ini isu konflik antara Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) vs DPRD DKI Jakarta menjadi salah satu isu yang menarik perhatian publik. Lantaran adanya dugaan dana siluman pada APBD DKI tahun 2014. Ahok pun dinilai melakukan tindakan inkonstitusional karena mengajukan versi APBD yang tidak ditandatangani oleh DPRD DKI ke Menteri Dalam Negeri. DPRD pun sepakat menggunakan hak angketnya untuk kasus ini. Ahok pun tidak tinggal diam, dirinya berargumen jika dirinya melangkahi DPRD DKI karena khawatir “dikadali” lagi oleh DPRD.

Ahok mentakan bahwa dirinya telah melakukan terobosan pengajuan APBD melalui e-budgeting untuk menghindari adanya permainan oknum mengotak-atik APBD. Ahok lantas membuktikan jika dalam APBD itu terdapat anggaran “siluman” yakni pembelian UPS dengan nilai fantastis yang mencapai Rp 12 triliun.

Menurut hasil survei terbaru dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, kasus ini memperoleh perhatian publik secara luas bukan hanya dari warga DKI saja. Terlepas dari apakah DPRD atau Ahok yang benar, publik memiliki penilaiannya sendiri. Mayoritas publik menyatakan bahwa mereka lebih percaya dengan sikap dan komitmen Ahok untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dibanding dengan kepercayaan mereka terhadap DPRD DKI. Sebesar 60,77 persen publik menyatakan percaya dengan komitmen Ahok untuk pemerintahan yang bersih, dan hanya sebesar 22,65 persen yang percaya dengan komitmen DPRD DKI untuk pemerintahan yang bersih.

Dikatakan peneliti LSI, Ade Mulyana, survei yang ini dilakukan pada tanggal 3-4 Maret 2015 ini menggunakan multistage random sampling dalam menarik sample sebanyak 1200 responden. “Dengan estimasi margin of error sebesar 2,9 persen. Selain survei, kami pun melengkapi data dan analisis melalui riset kualitatif yaitu dengan metode in depth interview, FGD, dan analisis media,” katanya di Kantor LSI, kemarin.

Ade mengatakan, tingginya kepercayaan publik terhadap komitmen Ahok untuk mewujudkan
pemerintahan bersih di Jakarta merata di segmen masyarakat. Namun jika
dipilah, penduduk Jakarta lebih tinggi tingkat kepercayaannya dibanding
dengan mereka yang tinggal di luar Jakarta. “Kepercayaan terhadap komitmen pemerintahan bersih Ahok juga lebih tinggi pada segmen wanita, masyarakat kelas menengah, dan terpelajar. Pada segmen agama, baik di segmen penduduk agama Islam, yang mayoritas, maupun segmen agama lain, diatas 50 % percaya bahwa Ahok memiliki komitmen kuat mewujudkan pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

Selain kepercayaan publik terhadap komitmen Ahok dalam pemerintahan yang
bersih, publik juga percaya dengan argument dan konsep Ahok tentang
e-budgeting untuk meminimalisir peluang korupsi dan kebocoran anggaran
pemerintah daerah. Survei menunjukan bahwa 78.30 % publik menyatakan
bahwa mereka mendukung konsep e-budgeting Ahok untuk transparansi keuangan
daerah. Hanya 15.40 % publik yang menyatakan tidak setuju dengan konsep
e-budgeting tersebut.

Sementara terkait dengan pengajuan hak angket yang diajukan DPRD Jakarta, publik
pun pesimis dan menilai bahwa hak angket DPRD tersebut tidak
diperlukan. Sebesar 51.25% publik menyatakan bahwa hak angket (hak penyidikan) yang bisa berujung pada pemakzulan tersebut tidak diperlukan terhadap Ahok. “Hanya
35.30 % publik yang menyatakan mereka cenderung mendukung penggunaan hak
angket terhadap Ahok,” ujarnya.

Meski begitu, lanjut dia, publik pun berharap bahwa Ahok harus memperbaiki cara
komunikasi politiknya agar semakin di dukung oleh partai politik dan
menghindari kembalinya konflik dengan berbagai pihak tanpa perlu
berkompromi soal isu korupsi. Sebesar 54.25 % menyatakan Ahok harus
memperbaiki cara komunikasi politiknya. Dan hanya 32.75 % yang menyatakan Ahok tidak perlu memperbaiki cara komunikasi politiknya. wishnu
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1087912
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT