Femy Putri: Accounting dan Detektif
OASE Femy Putri: Accounting dan Detektif
___________________________________________________________________________Setiap orang selalu punya cara dan effort berbeda dalam menata dan membangun pondasi karirnya. Ada yang cukup berliku ada pula yang relatif berjalan lurus tanpa hambatan. Meski tak bisa dikatakan cukup berliku namun rekam jejak Femy Putri dalam menapaki karirnya juga tak pula dibilang gampang. Supervisor Accounting PT. Putra Kawan Sejati ini memulai berkenalan dengan akuntansi saat menempuh pendidikan di Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta. “Setelah lulus tahun 2006 aku langsung ke Jakarta dan bekerja di sebuah perusahaan konsultan,” ujar gadis yang biasa dipanggil Femy ini.Ketertarikan perempuan kelahiran Temanggung ini terhadap Akuntansi dimulai secara tak sengaja saat dia melihat teller bank. “Waktu kecil aku diajak Mama ke bank lihat kasir kayaknya enak ya kerja di bagian finance, dan akhirnya kesampaian deh sekarang,” ujarnya sembari tersenyum. Dan setelah menyelami lebih jauh dunia finance dan accounting Femy juga merasa bisa menemukan sesuatu yang lain. Bahwa dalam kerumitan dan kompleksitas pekerjaannya dia sanggup bertransformasi menjadi seorang “detektif”. “Aku baru dua bulan di posisi sekarang sudah bisa menemukan semacam penyimpangan secara accounting, seru juga bisa menemukan hal-hal seperti itu,” ungkap Femy serius. Pengalaman berpindah tempat kerja hingga tiga kali membuat Femy menemukan beragam pengalaman yang membuatnya bisa belajar. Di satu sisi dia juga bisa membandingkan bahwa bekerja tak sekadar untuk mencari uang tetapi juga kenyamanan. Artinya lingkungan dan atmosfir tempat bekerja juga menjadi pertimbangan. “Aku paling lama kerja di sini karena kekeluargannya kental banget. Kalau di kantor sebelumnya kerja masih ada perasaan takut salah dan pressurenya lebih kencang, sedang di sini atasan tahu menyiapkan solusi tanpa menyalahkan,” papar Femy. Meski demikian Femy menganggap bahwa punishment dan reward tetap penting. Apalagi kalau punishment itu bersifat mendidik bukan hanya menghukum tapi ada semangat untuk memperbaiki di dalamnya. Dan itu bisa dia dapatkan di PT. Putra Kawan Sejati sebuah perusahaan yang bergerak di pertambangan nikel.Adapun untuk menyeimbangkan antara kesibukan pekerjaan dan kehidupan keseharian Femy memilih dunia tarik suara sebagai media penyalurannya. Terlebih dunia tarik suara juga memberikan value lain.”kadang-kadang aku bisa dapat duit dari sana,” tutur Femy sembari tertawa kecil. Sebelum bekerja sebagai accounting Femy memang pernah menjadi penyanyi semi professional. “Waktu di Jogja sempat terus nyanyi di kafe kalau di sini kadang jadi wedding singer atau nyanyi pas acara wisuda meski untuk sekarang sudah jarang karena terlalu sibuk,” tutur Femy. Lagu indah merupakan susunan dari nada-nada yang terangkai harmonis. Ia mampu menggerakkan hati menjadi hangat, sayu, hingga semangat meledak. Makanya tidak salah jika Femy juga memilih lagu untuk menyeimbangkan antara membangun karir tanpa harus meninggalkan kesenangan pribadi. Dan itu terbukti berhasil.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1073747
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT