7 Kota Mati Paska Tambang
RAGAM 7  Kota Mati Paska Tambang
___________________________________________________________________________Kota-kota mati paska tambang di dunia menjadi rekam jejak dari sebuah peradaban. Beberapa ratus tahun atau dekade silam, di situ pernah ada denyut aktivitas pertambangan yang memberikan kontribusi tak sedikit bagi peradaban umat manusia. Kini kota-kota tersebut sunyi-senyap tak berpenghuni. Sisa-sisa kehidupan masa silam masih “tegak lurus” sampai kini. Sedikitnya ada tujuh kota-kota mati paska tambang di dunia yang dapat anda saksikan. Berikut jejak-jekak kota mati paska tambang.1. Abandoned Island City of Hashima, JapanHashima adalah salah satu yang paling menakjubkan dari serangkaian ratusan pulau-pulau sepi di Jepang. Kota ini dulu sebagai kawasan pertambangan batubara dengan pertumbuhan kepadatan penduduk tertinggi di planet ini. Para pekerja tambang membangun secara vertikal sehingga bangunan tumbuh terus-menerus dan jalan-jalan terus menyempit. Setelah penurunan produksi batubara, pulau ini sepenuhnya ditutup meskipun sebagian besar dari struktur masih berdiri. Kini pulau ini sedang direnovasi untuk membuat wisatawan aman ketika melalui jalur puing-puing dan gedung-gedung miring. Sekarang eksplorasi kota tersebut hanya mungkin dilakukan dengan menyewa sebuah perahu pribadi untuk melihat.2. Abandoned Desert Ghost Town of Kolmanskop, AfricaSerangkaian struktur tampak terlantar dalam dimensi ruang dan waktu. Sisa-sisa pertambangan berlian di Afrika yang ditinggalkan penduduknya masih terlihat. Walaupun sebagian wilayah ini tertutup oleh bukit pasir. Wisatawan mengalami perjalanan yang sulit untuk mencapai Kolmanskop untuk melihat apa yang tersisa dari arsitektur Jermanik yang aneh dan kemudian menyeberang melalui timbunan salju untuk mendapatkan sekilas bagian dalam strukturnya. Seperti halnya kota Jerman, memiliki rumah sakit, ballroom, pembangkit tenaga listrik, sekolah, teater dan kasino. Ketika pasar berlian jatuh, hanya tersisa untuk bisa ditutupi dengan pasir waktu.3. Abandoned Town of Centralia, PennsylvaniaCentralia. Dulu kota ini berkembang pesat. Tapi setelah kebakaran tambang dekade yang lalu, kota ini menjadi mati. Meskipun sebelum kebakaran, kota ini mencantumkan rambu-rambu yang berhubungan dengan aspek keselamatan. Misalnya di sudut-sudut jalan tertulis dilarang merokok. Tapi masyarakatnya masih saja merokok di jalan raya. Pasalnya, di jalan-jalan kota ini tertanam tangki gas, ada air panas bawah tanah. Saat kebakaran, sebagian besar penduduk kota bergerak pindah ke tempat yang lebih aman. Meskipun beberapa dari mereka bersikeras tetap tinggal di situ. Tapi, perlahan-lahan api menyebar di bawah tanah ini, yang memaksa mereka harus hengkang dari situ.4. Deserted Floating City of Oily Rocks, AzerbaijanDi lepas pantai Azerbaijan tersisa satu kota organik yang paling aneh berkembang di dunia. Kota itu bernama Oily Rocks. Kota ini dimulai dari satu jalan di atas air yang dibangun di bagian belakang kapal yang tenggelam. Sistem ini berjalan, tumbuh dan berkembang untuk melayani industri pengeboran minyak. Akhirnya diperluas untuk menciptakan ruang untuk rumah, sekolah, perpustakaan dan toko bagi para pekerja dan keluarga mereka. Belakangan ini sebagian besar penduduk meninggalkan kota ini. Beberapa jalan dan bangunan kembali tenggelam di bawah ombak dan tidak pernah terlihat lagi.5. Deserted Walled Medieval Town of Craco, ItalyKota kosong yang berdinding seperti abad pertengahan “Craco” adalah desa yang berada di sana sejak 500-an Masehi. Seiring perjalanan waktu, desa tersebut mengalami gangguan seperti sumur dan pertanian kekeringan, kriminalitas dan akhirnya ada kegiatan seismik yang mengancam akan membawa seluruh kota ke bawah. Pada tahun 1960-an, penduduk terakhir yang diungsikan karena takut gempa bumi yang dapat meratakan seluruh situs dan kota. Akhirnya kota ini sepenuhnya ditinggalkan penghuninya. Kota ini berada di atas ketinggian 400-kaki tebing.6. Deserted Mining Town of Pyramiden, SwedenSebuah kota pertambangan batubara yang dijual oleh Swedia ke bekas Uni Soviet pada awal 1920-an. Kejadian itu menjadi korban kasus klasik negara Soviet dengan perusahaan yang menjalankan keputusan-keputusan berdasarkan ketentuan pemerintah. Setelah kota ini dianggap tidak produktif bagi tujuan pemerintah, maka penduduknya diungsikan secara tiba-tiba. Penduduk meninggalkan banyak peninggalan dan mebel, wisatawan dapat melihat melalui jendela – tetapi bukan dari dekat karena pengunjung dilarang masuk untuk alasan keamanan.7. Deserted Mining Town of Sewell, ChileKota Sewell dibangun di ketinggian 6.000 kaki di Pegunungan Andes di Chili. Kota ini dihuni sekitar 15.000 pekerja. Mereka menggunakan transportasi dengan menggunakan kereta api. Penduduk kota kini meninggalkannya selama puluhan tahun. Bangunan berwarna cerah sebagian besar masih berdiri. Kota ini dulunya menjadi tempat penambangan tembaga bawah tanah yang paling luas di dunia.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1074463
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT