Ir. Ruslan Abdul Gani Dipl, SE : “Potensi Mineral untuk anak cucu”
TOKOH Ir. Ruslan Abdul Gani Dipl, SE : “Potensi Mineral untuk anak cucu”
___________________________________________________________________________Menjadi Bupati di daerah pemekaran di wilayah Nangro Aceh Darusalam bukan perkara mudah. Diperlukan ‘visi yang jauh menembus lintas waktu.

Apalagi daerah ini masih kekurangan infrastruktur. Namun, bukan Ruslan Abdul Gani bila tak mampu melakukan mapping potensial daerah dalam sekejap.

Pengalaman bergabung dalam tim Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi Aceh Nias Paska Tsunami (BRR) thn.2005-2009 ini, menjadi modal dasar baginya membangun Kabupaten Bener Meriah, Prov. Aceh.

Kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Tengah yang terdiri dari 7 (tujuh) kecamatan dengan ibukota Simpang Tiga Redelong. Kabupaten ini resmi berdiri pada 7 Januari 2004 dengan dasar hukum UURI No. 43 tahun 2003. Menurut Ruslan komoditi unggulan di sini adalah perkebunan, terutama tanaman kopi. “Selama ini hasil kopi dari sini diekspor dalam bentuk biji kopi, belum ditingkatkan nilai tambahnya.

Saya berharap dalam waktu dekat ini akan dibangun pabrik kopi untuk meningkatkan nilai tambahnya,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah seraya menambahkan dengan demikian kesejahteraan masyarakat meningkat.

Ruslan Abdul Gani baru tiga tahun menjabat sebagai Bupati Bener Meriah. Selama ini sumber daya alam yang dimiliki belum seluruhnya dieksploitasi. Langkah pertama yang dilakukan ketika ia menjabat bupati adalah mengembangkan potensi energi yang dirasakan mendesak dipenuhi. Pasalnya, kebutuhan energi (listrik-Red) yang diperlukan wilayah ini sebesar 4 MW, sementara kapasitas yang tersedia hanya 3,7 MW. Tak heran bila di beberapa wilayah di kabupaten ini ada yang byer pet karena daya listrik yang tidak mencukupi.

“Untuk memenuhi pasokan listrik, ada beberapa investor telah bekerjasama dengan perusahaan daerah, PD.Gayo Energi dengan beberapa perusahaan, yaitu: PT.Ilthabi Energi untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

Rencananya bulan ini memasuki tahap kontruksi. Selain itu dilakukan konsorsium Velcan Energi (Prancis) untuk PLTMH aliran Sungai Jambo Aye yang kini masuk dalam tahap studi kelayakan. Salah satu investor Korea (PT. Ingako Energi ) sedang melakukan studi Amdal untuk pembangunan PLTMH aliran sungai Peusangan – Cekal.

Prinsipnya kita akan lakukan apa pun untuk kemaslahatan masyarakat. “Sebagai orang yang mendapat amanah serta selaku seorang Imam saya harus menjadi panutan, dan hendaknya diikuti oleh seluruh makmum. Bila Imam sujud, maka makmum pun ikut sujud. Tetapi bila Imam salah atau ada yang keliru dalam mengimami makmumnya, maka makmum harus mengingatkan supaya Imam tidak berada pada jalan yang salah. Di sini masih banyak potensi mineral yang belum dieksplorasi. Tapi, Potensi yang terpendam itu sengaja diperuntukkan bagi anak cucu, kelak.” tambah Ruslan yang saat itu ditemani oleh Mahyuddin, Bsc, Kepala Dinas Perindustrian dan Pertambangan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh . Semoga.
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1036972
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT