Bayu P. Djokosoetono; BerbekalKualitas dan Kompetensi
Wawancara Utama Bayu P. Djokosoetono; BerbekalKualitas dan Kompetensi
___________________________________________________________________________Salah satu pihak yang bersemangat untuk terus menunjukkan eksistensinya di industri pertambangan adalah kelompok usaha Blue Bird Group. Melalui Heavy Equipment Division-nya, perusahaan berbasis transportasi ini terjun ke bisnis pertambangan, khususnya alat berat pertambangan. Sejak beberapa waktu lalu, Blue Bird Group telah menjadi agen penjualan alat berat batubara produksi dari Belaz dan Zoomlion. Menurut Chief Executive Officer Blue Bird Heavy Equipment, Bayu Priawan Djokosoetono, industri alat berat ini bukanlah hal yang asing bagi kelompok usahanya. Sebelumnya, kata Bayu, Blue Bird Group memiliki per­usahaan karoseri untuk bis dan pengadaan kendaraan pemadam kebakaran. “Sebetulnya kita dalam industri alat berat tidak baru, karena kita juga punya pabrikasi-pabrikasi lainnya. Hanya saja tidak dalam bentuk alat berat pertambangan,” ujarnya. Kendati demikian, diakuinya, alat berat di sektor per­tambangan memiliki karakteristik tersendiri. Begitu juga dengan segmentasi pasarnya. “Memang segmennya berbeda. Sebelumnya transportasi dan pemadam, sekarang industri pertambangan, contraction, plantation, dan sebagainya,” tutur pria kelahiran Jakarta, 24 Mei 1977 ini. Bayu menambahkan, sebetulnya mau sektor tambangan ataupun bukan, semuanya tetap berkaitan dengan servis. “It’s all about service. Jadi, apapun bidang yang kami geluti, semuanya tentang jasa,” katanya. Bahkan, dengan divisi heavy equipment ini, lanjutnya, bisa menjadi satu paket kesatuan dari seluruh produk yang dimiliki Blue Bird Group.Untuk menjadi agen penjual alat berat yang sukses, Blue Bird Group memiliki tiga strategi. Pertama, Blue Bird Group pertama berupa menjadi subkontraktor pertambangan, lalu menjadi kontraktor pertambangan. Selanjutnya, kelompok usaha ini berencana menjadi operator/pemilik pertambangan yang akan diwujudkan pada 2015 mendatang.Ditemui di sela-sela acara Mining Indonesia 2013 di arena Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, beberapa waktu lalu, Bayu bercerita banyak hal terkait dengan ekspansi bisnis kelompok usaha Blue Bird Group. Dijelaskan pula mengenai strategi perusahaan hingga impiannya di sektor pertambangan. “Kami memiliki komitmen yang kuat di sektor ini,” katanya. Simak wawancara lengkapnya pada edisi cetak BORNEO Edisi 17
headerrubrikasi
Subscribe Our Newsletter put your e-mail
advertisement
Copyright © 2012, PT. BORNEO BAROMETER MAGAZINE 99. All Right Reserved
cover 1
cover 2
cover 3
cover 21
cover 22
Visitor 1053225
cover edisitaurianwakeni2
Jasa Pembuatan Website By IKT